Senin, 21 Oktober 2013

TAKDIRKU ada ditanganku !

    Kalo baca judul diatas ada diantara kalian bilang,"ah dasar tak beragama, takdir itu ada ditangan Tuhan ".
Eittss..
Tunggu dulu santai bro, Saya mau jelasin. Simak baik-baik yaa.
     Sebelumnya pasti pernah denger kalimat itu kan. "Takdirku ada ditanganku". Kalian pernah perhatiin gak siapa yang sering bilang gitu?. Yess, mayoritas orang-orang yang sudah sukses. Karena mereka telah membuktikan untuk jadi sukses seperti sekarang hasil dari jerih payah, kerja keras dan kerja cerdas yang dilakukan dahulu. Jadi mereka percaya hasil dari tangan( apa yg telah dilakukan) mereka yang menjadikan mereka seperti sekarang.

    "Tapi kan takdir kita telah ditentukan ketika kita lahir ???"
Yap, Saya juga  percaya dalam agama yang saya anut. 40 hari setelah kita dilahirkan di rahim ibu ruh kita ditiupkan. Yang berisi Orang tua, jenis kelamin, jodoh, mati, pekerjaan, rezeki dll kita telah ditentukan  oleh Tuhan. Kita tinggal menjalaninya. Banyak dari mereka yang salah mengartikan kalimat tersebut sehingga tidak sedikit orang yang bilang, " Sudahlah rezeki udah ada yang ngatur terima aja apa adanya". Orang-orang seperti ini menganggap mereka menerima seutuhnya kehidupan yang sekarang (kabanyakan tidak sukses) adalah takdirnya dan tidak berusaha untuk meraih impian.
Yang ingin saya sampaikan kepada pembaca yang terhormat adalah THIS IS WRONG !!!

     Orang-orang sukses itu percaya bahwa takdir mereka telah ditentukan, tapi dilain sisi mereka tidak tahu jadi apa mereka sebelum mati kelak. Jadi mereka berusaha semaksimal mungkin untuk jadi seperti yang mereka inginkan. Bisa Dokter, Presiden, Pengusaha sukses, Motivator kelas internasional, Pelatih sukses dll. apapun profesi mereka dimata masyarakat mereka orang sukses.
     That's why sampai ada kata Takdirku ada ditangaku..
Bagaimana kalo kepercayaan kita yang selama ini salah dirubah.
Satu hal lagi, kenapa Tuhan tidak memberi tahu kita jadi apa kelak ? entah lewat mimpi atau apapun.
Agar kita berusaha secara maksimal dalam hidup di dunia dan secara tidak langsung Tuhan mengizinkan dan memberi wewenang kepada kita untuk jadi APAPAUN. Yess jadi APAPUN.
Okeey..
Yuuk mulai sekarang katakan,"Bukan maksud mengecilkan perannNYA, Aku percaya takdirku telah ditentukan, Tapi mulai hari ini Takdirku atau nasibku ada ditanganku".

Semoga mencerahkan dan bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar